Pengejaran, Jumat [15/08/2025]. Posyandu Balita di Desa Pengejaran kembali aktif melayani masyarakat pada hari Kamis, 14 Agustus 2025 yang dilaksanakan di Posyandu Kamboja I Banjar Dinas Pengejaran dan pada hari Jumat, 15 Agustus 2025 dilaksanakan di Posyandu Kamboja II Banjar Dinas Mayungan. Kegiatan ini diselenggarakan dengan dukungan penuh dari Perbekel, Bidan Desa, Kader Posyandu, serta partisipasi antusias para ibu yang membawa balita mereka.
Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar, khususnya bagi bayi, balita, dan ibu hamil. Di tengah tantangan stunting dan gizi buruk, kegiatan posyandu rutin seperti ini menjadi kunci untuk memadukan tumbuh kembang anak sekaligus memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Pada kegiatan posyandu kali ini, berbagai layanan diberikan kepada anak balita, antara lain:
- Penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pengukuran lingkar kepala dan lingkar lengan untuk menjaga status gizi dan pertumbuhan anak.
- Distribusi vitamin dan Susu balita serta ibu hamil, untuk meningkatkan daya tahan tubuh balita, serta menjaga kesehatan bayi dari dalam kandungan.
- Penyuluhan gizi yang menekankan pentingnya pemberian makanan bergizi seimbang, termasuk pemberian ASI eksklusif pada bayi di bawah 6 bulan.
- Konsultasi kesehatan gratis bersama bidan dan kader kesehatan.
Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh para ibu. Banyak yang datang sejak pagi agar bisa mendapatkan layanan lebih cepat. Selain itu, para kader posyandu juga ikut berperan aktif dalam memberikan arahan, mencatat hasil penimbangan, serta mendampingi para orang tua. Peran kader sangat penting, karena mereka adalah ujung tombak dalam memberikan edukasi kesehatan di tingkat desa.
Kegiatan posyandu balita di Desa Pengejaran diharapkan dapat terus berjalan secara rutin setiap bulan. Dengan dukungan dari pemerintah desa, tenaga medis, dan kader kesehatan, posyandu dapat menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Selain itu diharapkan kesadaran masyarakat untuk rutin datang ke posyandu semakin meningkat. Para orang tua diminta untuk selalu mencatat jadwal posyandu dan tidak melewatkan layanan kesehatan bagi anak balita mereka.